 | MY JOURNEY OF LIFE | Jan 10, 2007 |
Welcome... welcome... Thank you for visiting my site....... Enjoy............ :-)  rabu, 19 januari'12
temen baik mengumumkan berita yg bener2 gak enak didenger... quite shocking....cepet banget prosesnya trus udah aja gitu...
dulu emang sering mikir : is it too good to be true ? itu hidup dalam awang2 atau realita...
udah denger selentingan tapi denial aja terus... eh kejadian juga...
yg bikin sedih lagi .... dia gak mau "share" meski i was trying so hard to show my concern before.... yah terserah lahhhhh... smoga ini pilihan bener2 yg terbaik... so sad aku sering melihat ada orang yg mengeluarkan kata-kata tidak tepat disaat yg tidak tepat terutama pada saat terjadi kemalangan atau musibah mungkin tujuannya adalah menunjukkan empati dan simpati tapi daripada yg terucap kata yg tidak tepat yg malah menyakitkan. menjengkelkan, menyedihkan mengapa tidak diam menjadi pilihan utama bukankah dengan memegang, pandangan mata, ekspresi wajah bisa menjadi ungkapan rasa mengapa tidak memilih diam saja, ucapkan sepatah kata turut bersedih atau berduka kemudian diam itu jauh lebih bermakna daripada serentetan kata yg tidak ada arti, kata yg terlalu biasa terucap, kata yg mengungkap luka lama, kata yg membuat akhirnya dunia mencercamu... pilihan diam adalah terbijaksana meskipun beribu tanya, dugaan, perasangka ada dalam hatimu kau simpan saja dalam diam biar kau cari sendiri jawabnya sungguh tidak perlu harus terucap... aku benar2 percaya bahwa kita bisa berbicara tanpa kata-kata.... Poem ini ditulis Raafi waktu dia duduk di grade 7 (setara dgn kls 1 smp) jd mungkin usianya pada saat itu sekitar usia 11-12thn. Sang ibu, Anggia Hasti Benjamin, teman baikku share tulisan Raafi tadi (kamis, 9nov'11) waktu aku menemaninya dirumah dari pagi hingga siang hari ... Saat aasa paling sepi dan terasa kehilangan yg berat ... Poem ini memang adalah assignment dari guru sekolah waktu Raafi masih bersekolah di amerika dgn dijaga sang nenek. He grew up such as a nice boy. Poem ini ada di portofolio puluhan halaman yg ditulisnya dgn apik bagi anak seumurannya pada saat itu ... Berikut tulisannya: If I Were In Charge of the World
If I were in charge of the world I’d delete tennis, Terrorism, Visa to enter USA, and also Hippies. If I were in charge of the world Kobe Bryant would be the president of the United States, Shells were money, and Humans would have the ability to fly. If I were in charge of the world The war in Iraq would end. There would be world wide peace. Shoes would only cost five dollars. Pigs would grow wings. And they all would fly away to another planet. If I were in charge of the world Athletes would be eligible to enter the NBA right after Junior High. You could get a driver license once you were fourteen, And a person who is kind of crazy, And sometimes lazy, Would still be allowed to bein charge of the world. Reflection: Mrs.Walden assigned us to do this poem to explain if we are in charge of the world. It is one of my favorites because I can write about anything about if I was in charge of the world. Anak pintar calon mahasiswa kedokteran (yg 2minggu lalu menulis essay dgn sangat baiknya utk apply ke universitas) pergi terlalu dini, dimana segala cita2 terhenti ditengah jalan.... Tapi tante yakin, nak Raafi ... Sebagaimana yakin pula mami-mu Anggi sangat ikhlas karena tau benar memang segala rencana Allah Swt adalah yg terbaik untukmu.... Memang sedih melihat album foto yg ibumu buat terhenti di angka 17, melihat halaman kosong sudah tersedia angka 18 mengingat kamu akan merayakan ulang tahunmu tgl 2 desember nanti .... Tapi kerelaan dan kebesarhatian keluargamu, ayah andi, mami anggi, adik2 farrel dan faldo, juga nenek tercintamu, membuat kami yakin langkahmu tentu ringan, karena doa ibu tidak pernah terputus .... Selamat jalan Raafi .... sabtu, 5 november 2011 sedang di luarkota, menerima kabar memilukan yaitu telah meninggalnya anak lelaki dari seorang teman baik...... dengan cara yg mengenaskan pula. hanya bisa sedih, diam, terpekur.... kalo kita memiliki anak, pasti amat sangat dapat merasakan betapa sedihnya sang ibu...
teman baikku ini sangat bangga dengan ananda Raafi..... kesedihannya bisa kurasa dengan dalam karena pula sang jagoan harus pergi diusia muda dengan cara yg mengenaskan.... ditusuk kemudian terbunuh karena alasan yg sangat-sangat sepele mungkin, bersenggolan disuatu acara di sebuah tempat hang-out yg cukup prestisius di selatan jakarta pada saat merayakan ulang tahun temannya.
kata sang ibu, pada saat jam 3 pagi ada yg menggedor pintu kamar gue dan begitu gue buka ternyata teman2 Raafi, gue tau Tih, ada hal yag terburuk yg gue harus hadapi.... duh
masih ingat dengan jelas 2bulan lalu, aku dan sang ibu bertemu dari makan siang sampai malam hari berdua, cerita banyak ttg segala hal. Dimulai dari makan siang di Koi kemang, pindah kerumahnya di kemang timur, kerumah sepupunya di pulo raya, makan malam di pizza marzano kemang dan berakhir di rumahku......catch up story.....
sang ibu ini teman lamaku, teman baik... meski tidak selalu bertemu karena dia ini temannya berjuta2, sejak sma.... kalo istilah anakku "eksis", tak heran kalo Raafi juga anak "eksis", dikenal banyak orang dalam pergaulan sebaya. Anak sulungku Karel, seangkatan dgn Raafi meski beda sekolah. Usia Raafi setahun lebih tua dari Karel....
sang ibunda Raafi dan aku berteman sejak thn 1985 dari pertama kenal di Merpati Putih, dari sekian teman perempuan di angkatan ini, aku paling dekat dengan ibunda Raafi. Ada kalanya kita pergi hanya berdua, begitu terus sampai saat aku kuliah S2 di SF, dia yg tinggal di LA datang menemuiku.... kalo bertemu berdua banyak cerita yg kami bisa share..
terakhir pertemuan berdua sepanjang hari itu (krn rencana pertemuan2 selanjutnya gagal krn oma Raafi terkena light stroke), belum ada lagi kami bertemu kecuali melalui chatting di bb dan akhirnya pada saat kejadian memilukan ini.....
cerita kami terakhir banyak seputar anak2 karena anak kami yg sebaya.... ibunda Raafi cerita bahwa Raafi adalah cucu tersayang dari sang oma, hingga pada saat ultahnya ke 17 tahun lalu dia dibelikan mobil oleh sang oma (meski sang ibu tidak terlalu setuju). mereka membuat pesta kejutan tengah malam menjelang ultah ke 17 ini.... pada akhirnya meski ada mobil sendiri, Raafi tetap lebih suka diantar supir daripada membawa mobil sendiri..... cerita kemudian bahwa Raafi adalah anak yg pintar.... di sekolahnya di SMA PL yg laki semua itu, ananda Raafi adalah yg paling gondrong yg artinya ia adalah murid terpintar disekolah.... Aturan sekolah itu sapa yg pintar dan bernilai baik diperbolehkan berambut panjang.... kemudian cerita Raafi mewakili sekolah utk ikut penyaringan olimpiade matematika wakil sekolahnya.... semua itu dengan rajin dan bangga sering sang ibu tuliskan di FB dan status BB nya.... bukan kesombongan tapi adalah kebangaan seorang ibu..... aku maklum sungguh.... Rencana Raafi untuk sekolah kedokteran setelah lulus juga kami bicarakan, bahkan sang ibu sudah menemui deka sebuah universitas swasta untuk membicarakan soal fakultas kedokteran disana jika tidak lulus smptn....
bayangkan betapa semua mimpi indah dan cita2 masa depan harus terputus mengenaskan ditengah jalan.... memang semua sudah takdir.... innalillahi wa innailahi roji'un.... ananda Raafi telah sampai pada batas waktunya.... sudah dijemput oleh utusan Allah.... selamat jalan, nak.....
waktu akhirnya aku tiba di jakarta dan bergegas melayat ke rumah duka, aku hanya bisa memeluk erat sang ibu, merasakan kepedihan yg amat sangat....... sang ibu memintaku menemaninya shotal maghrib di kamar, berdua kami di kamar, tempat terakhir duduk di sofa berbicara panjang lebar tentang masa depan anak2..... sekarang aku duduk ditempat tidur membaca yaasin menemani sang ibu sholat dgn duduk karena tidak kuat berdiri...... setelah sholat dan berdoa, kupegang tangannya lalu kutanyakan: elo kuatkan ya? Jawabnya: harus, tih. dari Raafi dalam perut gue kan udah ditulis tanggal dia harus pergi...... semoga elu tetap tabah dan ikhlas yah dear......
tahlilan hari ke 3, banyakkkkk sekali teman2 almarhum dan teman ibunda yg hadir.... sudah kubilangkan mereka ini keluarga yg "eksis", termasuk keluarga besarnya.... rameee sekali, kau lihat nak Raafi.... banyak sekali orang yg sayang padamu dan ibumu.... semua mendoakanmu... semoga lapang jalanmu ya nak kesisi Allah Swt.... tenanglah disana... tidak usah kau hiraukan apapun yg orang bicarakan tentang dirimu..... hanya yg baik2 yg akan kami kenang darimu.... untuk juga ibumu semoga dia kuat dan yakinlah hanya Allah yg bisa menilai.... omongan orang diluar tidak perlu didengar.... siapalah kita manusia yg bisa dengan seenaknya menilai manusia lain tanpa tahu kebenaran yg sesungguhnya...... kembalikan pada ALLAH.... innalillahi..... tausiyah dari ustad semalam juga amat menenangkan: yakinlah bu, almarhum insyaAllah dosanya terhapus oleh orang yg menzhaliminya..... ibu sabar, tawakal dan beriman, insyaAllah ananda Raafi akan menjemput ibu di pintu gerbang di akhirat sambil membawakan minuman.... krn disana jarak matahari hanya sejengkal...... aamiin aamiin amiin..... ananda menjadi tabungan ibu di hari akhir.... aamiin....
semoga Allah mendengar doa semua terutama doa sang ibu sehingga almarhum tenang perjalananya.......
kepedihan, kesedihan dan kepiluan mu teman bisa kurasakan, kudoakan yg terbaik untukmu dan keluargamu.... dan semoga kita semua terhindar dari musibah dan cobaan yg maha berat ini... aamiin....
*dear, gw janji akan sering2 nemenin elo seperi yg loe minta..... yg kuat yg tabah yaaaa.....*  dengar cerita dari teman dan gak suka... 15 tahun perkawinan dan suaminya menjadi "orang lain" bagaimana bisa katanya, orang yg sedemikian dekat dan jadi bagian terpenting hidupnya dalam beberapa saat tiba2 berubah menjadi orang lain bukan orang yg selama ini dikenalnya demikian baik... kok bisa, apa bisa, ada perubahan drastis dalam karakter orang sehingga dia menjadi orang yg gak lagi dikenal orang baru orang asing... (jawab gue: pasti ada "TRIGGER" yg luar biasa, apalagi kalo saatnya bersamaan dengan "PUBER KEDUA".... itu aja kali ya yg bisa dijelasin sementara sambil cari tahu jawab pastinya) punya "geng" sejak tahun 1986, berawal di tingkat 1 FH UNPAD..... beberapa anak perantauan dan anak bandung asli, mendekat, merapat dan menggila..... seorang sudah almarhum, beberapa menjauh... sisanya "tetap menjadi dirinya sendiri" tahun ini 25 tahun pertemanan yg manis for better or for worse, lelaki2 yg beberapa telah kembali menjadi "bujangan" dan beberapa wanita telah kembali menjadi "gadis", ada juga yg tetap gadis.... tetap berteman dengan jujur, menjadi apa adanya tanpa jaim.... yg kadang saking "apa adanya", ancurrr sehingga menimbulkan salah persepsi dari mereka2 yg hanya berteman dan melihat dari jauh saja, bukan menjadi bagian pertemanan asyik ini... saking asyiknya sampai para pasangan dengan rela bisa menerima kalau kami akan menghabiskan waktu bersama..... bahkan istilah suamiku utk :geng" ini : ..... mereka semua gak pake bajupun gak kan ada juga yg napsu satu sama lain ... huahahahahahaha...... lanjutnya:... krn udh pada tua juga kaliya... gitu dehhhh, group seru ini meski jarang bertemu secara fisik, tapi rajin chattting di bbm group.... jangan bayangkan chatting ini berisi: nasihat, kata2 manis, penghiburan atau entah apalah namanya itu..... ini group pelipur lara.... isinya bebas sebebas2nya tanpa boleh sakithati/tersinggung.... mau ngomong "gede" boleh, asbun boleh, marah gak jelas boleh, nyela boleh, ngatain boleh...... pokoknya MERDEKA...... saking merdekanya dan "asal" ada yg join group meski bukan team intimenjadi salah persepsi thdp bbrp member..... dan semuanya EGP..... biar ajaaaaa org mau anggep apa.... terserah.... gakda yg perduli utk membenarkan persepsi itu, membela diri atau apalah namanya...... salah satu dr kami bilang: .... lahhhhhh yg kenal udh 25thn kan kita, udh tau jeroannya masing2, yg gak seberapa kenal yaaaaa biar ajaaaaaa........ bener jugakan....... kalo gak suka ya silahkan resign..... kalo gak bisa terima dgn bentuk percapakan yg gak karuan ini, ya monggo cabut.... kenapa judulnya keluarga Cemara? keluarga cemara dulu yg sinetron TV adalah bentuk keluarga ideal, adem ayem, tentrem.... nah salah satu dr kami setelah meliaht foto bersama terbaru memberi judul kel.cemara.... karena di foto semua tampak manis dan adem ayem..... aslinya ancur..... akhirnya diplesetin jadi keluarga pemarah, keluarga ceuMarah dll dll dll bebasssss mau dibilang apa.... oya kenapa juga gw tiba2 nulis ini? jumat lalu waktu terakhir kumpul, beberapa dari mereka tiba2 bilang: ahhhh gak asik loe Tih, udah gak pernah nulis lagi..... asik di FB aja loe, foto gaul, makan sana sini...... nulis kenapa! gue tuh yang: ..... haehhhhhh emang loe pada baca? ngikutin tulisan gue? jawab mereka: yaiyalahhhhhhhhhhh asik tauuuuu! ahwwwwwww terharu.... jd loe pada ngikutin gue nulis ngomongin orang2 (yg bahannya juga dari cerita2 elo2), marah2, cerita anak2 dan lain lain..... ahhhhhhh gue jadi semangat mau nulis2 lagi ahhhhh....... janji dehhhhh, makasih yah udah ngingetin, makasih udah ngikutin tulisan gue di blog ini..... maakasih utk pertemanan yg asyik ini (kalo dibilang indah terlalu muluk kali yeaaa hehehehehe) so guys, ini gue dedikasiin untuk elo semua..... so, i love you guys..... thanks for these 25 years hope it will never end.. sampai maut memisahkan kita (ih sereeeemmmm jgn pada cabut buru2 ya) mari kita "tua" bersama..... Gegara semalem jomblo ditinggal tugas, jdnya nonton dvd sampe tengah malem... Pilih2 jatuhnya ke film judulnya "last night", salah satunya eva mendez yg main...
Filmnya sih biasa banget, datar, lempeng.com, pokoknya ya gitu deh ... Yg gue suka adalah tentang ceritanya, yg real rasanya dan banyak kasus serupa berkeliaran seperti itu di sekeliling gue.. Menarik dan ya gitu deh, kayak liat kehidupan nyata...
Jadin singkatnya ceritanya gini: Ada sepasang suami istri muda, gue lupa udh brp lama mrk nikah... Setting pertama mrk siap2 mau di apartmentnya mau ke company party sang suami... Disitu dasar naluri istri, dia ngeliat ada yg gak beres diantara si suami dan 1 rekan kerjanya, si eva mendez... Itu berdua keliatan akrab2 gimana gitu... Alhasil mrk malem itu pulang, berantem krn si istri cemburu. Tengah malam mrk baikan setelah sang suami nyamperin si istri yg tidur di r.tivi dan masakin supper... Dia meyakinkan bahwa sama sekali tidak ada hubungan apa2 diantara dia dan sang rekan kerja. Dia berusaha meyakinkan sang istri gak akan ada apa2 juga krn besoknya dia dan 2 rekan kerja termasuk eva akan tugas keluar kota. Baikan deh mereka ..
Besok pagi si suami berangkat ke luar kota... Si istri, yg penulis, lagi writer block pergi cari kopi di kafe dkt rumah. Masih dgn galau habis berantem, tiba2 ada yg manggil ehhhh taunya bekas cowoknya.. Mrk udh pisah sekitar brp thn deh krn pindah negara... Singkatnya, mereka janjian dinner ...
Pokoknya itu film cerita ttg kejadian semalam di 2 kota berbeda...
Si suami dan si rekan kerja (eva) akhirnya kebablasan, tidur bareng ... Meski kyknya sang suami berusaha sekuat mungkin gak kepancing ehhhh daya tarik ni cewek ruarbiasa... Terjadilah yg gak seharusnya terjadi...
Sementara di kota lain, sang istri "date" dgn bekas pacar yg masih sangat cintaaa sama dia... Romantisme masa lalu menyeruak.. Caileeee Memori yg dulu2 keluar lagi, mrk holding hands, kissing tapi akhirnya si cewek bilang dia gak bisa lebih jauh krn sudah bersuami... Mereka tidur berpelukan semalaman tanpa "tidur bareng" ... Besok paginya mrk pisah stlh kissing yg romantic bgt... Si cewek minta sang bekas pacar jgn balik lagi... Mrk nangis.. Di airport sang bekas pacar liatin laptop foto2 sang mantan... Unyu deh...
Nah sang suami krn feeling guilty pulang cepet dr luar kota... Nemuin istrinya lagi ngelamun di jendela ...
Si istri kaget kok si suami pulangnya cepet, ya alasannya tugas selesai... Mereka pelukan berdua, si suami liat high heels si istri (dia tau sih kalo si istri abis dinner semalem dan susah dihubungi. Si istri bbrp kali gak angkat telp krn feeling guilty lagi date sama bekas pacar) ...
Endingnya, abis pelukan berdua saling menatap ... The end...
Gak tau dua2nya akan jujur cerita atau jadi rahasia hati masing2 ... Mata sih udah bicara banyak tapi gak tau akan keluar melalui mulut gak...
Nah maksud gue itu, berapa banyak kejadian kayak gitu di kehidupan nyata coba... Suami istri punya rahasia masing-masing... Ada yg pulang selingkuh tapi seperti gak ada apa2 ... Ada yg abis ketemu bekas pacar trus memori2an semriwing2 gitu deh ... Ada yang krn punya feeling guilty jadi gimana gitu...
Ahhh pokoknya gitu deh ceritanya hehehehe Lagi kepikiran, Rasanya agak ironi .... Dengan maraknya facebook dimana orang2 dgn leluasa bisa memamerkan foto2, menceritakan kegiatan2nya ... Seru sihhhh liatnya... Tapi yg sedikit gimanaaa gitu tuh gini,
Seringkali gue liat foto2 muka2 ceria di satu acara entah pesta, makan2, ngopi2, arisan2,reuni2, liburan keluar kota bareng temen2 ... Dan lain2 yg entah apalah itu... Menggambarkan keriaan, keakraban ... Peluk rangkul berdandan dgn dress code ... Sampe situ gakda yg salah sih .... Seru2 aja liatnya...
Tapi, Seringgggg banget gue ketemu temen yg ada difoto satu frame dgn yg lain yg fotonya akrabbbb bener ehhhh pas ketemu cerita kejengkelan, kebetean dll dll berteman dgn teman yg ada di foto itu... Trus.... Keluar deh cerita jelek si teman itu... Yg dibilang okb lah, yg dibilang kecentilan lah, yg suka pake barang palsu lah, yg orgnya nyebelin lah ... Dan lah lah yg lain...
Jadilah, Guenya lah yg terperangah... Lah trus artinya pose di foto itu apa dong... Lah rangkul2, senyum lebar, baju warna sama, artinya apa dong... Lah... Jadi semua itu semu, buat pamer ajah atau utk konsumsi facebook supaya keliatannya orangnya gaul abis, temennya banyak...
Lah, gue milih yg biasa-biasa ajah ah.. Lah biar temennya dikit aja Lah biar acaranya gak banyak Tapi punya temen2 yg bener2 "temen" Semoga aja selama ini gitu ya..
Lah jangan2 satu diantara sekian foto2 gue di fb ada juga yg gitu... Duh amit2 ... Hihihihihi
Ah aku gak suka dengar kabar hari ini ... Ttg perpisahan lagi ... Seorang kawan baik ... Yg selama ini tertampak dgn manisnya ... Berujung perpisahan ... Tanpa memikirkan buah hati2 yg masih sangat belia ...
Sungguh ingin sangat kuberhentikan berita ini sehingga menjadi tak benar isinya ...
Jadi untuk apa perjuanganmu dan semangat membela atas nama cintamu selama ini?
*sigh* Apa yg akan ada di perasaanmu? Seandainya ... Orang yg kau perlakukan dgn keji ... Orang yg kau jahati ... Orang yg kau sakiti hatinya sesakit2nya... Orang yg kau rampas miliknya yg dijaganya dgn sangat hati2 ... Orang yg kau buat menangis bermalam2 ... Orang yg kau tusuk dari belakang ... Orang yg luluh lantakan ... Padahal, Orang itu mengangkatmu selama ini Orang itu banyak membantumu Orang itu amat menyayangimu Orang itu menjagamu Orang itu membelamu
Setelah segala yg buruk kau lakukan ...
Tetap mau memaafkanmu ... Tetap mau merangkulmu ... Tetap mau menjagamu ... Tetap mau berbicara tanpa mengungkit yg lampau ... Tetap mau menerimamu dgn tangan2 hangat Dan terbuka ...
Sungguh kuingin mengintip hatimu ... Ingin kutahu dgn amat sangat apa yg ada di perasaan dan pikiranmu ...
Menganggap biasakah... Menjadi malukah ... Atau yg terpenting ... Akan menjadi baikkah engkau ..
Izinkanku sedikit menyingkap hatimu .... Me & Karel (15yrs) : Sudah beberapa minggu Karel selalu beli majalah Businessweek (Bloomberg) untuk dibaca. Meski edisi bahasa Indonesia yg dibaca katanya selalu tertarik dgn artikel2nya. Kalau dia gak sempat beli sendiri, biasanya dia menitip beli padaku. Meski agak mahal tapi bolehlah selama itu bermanfaat. Kemarin itu ngobrol sama dia (setelah kubelikan edisi terbaru) : Me : Kak, emang menarik ya majalahnya? Karel : Ya iyalah bun makanya dibaca... Me : Jadi bakal mau beli terus? Karel : Iyalah Me: Langganan aja kali lebih murah.. Karel : Ya boleh, ah.. tapi beli aja juga gapapa... Me : Emang terbitnya kapan aja sih, kak? Karel : Ya tiap minggu lah bun, namanya juga Businessweek...
( ... hadeeehhh si Bun malu, dua kakak beradik itu cekikikan ngetawain pertanyaan si Bun di mobil) Me & Kemal (13yrs) : Di Total toko buah,
Me : Kem, mau buah apa? buruan deh... Kemal : Alpukat.. Me : ah yg lain aja itukan buah menggemukkan... Kemal : yaudah terserah...
sampe rumah si bun inget ada 1 buah alpukat dr bandung. Abis ngomel karena Kemal gak mandi2, jadi si Bun bikinin 1 gelas alpukat sederhana cuma kasih gula 1 sendok.
Naik ke kamarnya, Me: nih Kem, alpukatnya... Kemal (sambil ngambil dan melongok kedalam gelas: aaaahh thanks mommy, you're the greatest mom ever....
..... duhhhh bahagianya jadi emak, did just the simple thing and got the sweetest reward from her child....... how darling of you, son! (mulai ditulis 19 april 2009 berjudul Kisah CInta Bertiga, berlanjut sekenanya.... ditandai dgn "to be continued".... smoga bisa menjadi satu cerita utuh)
Aku cinta padamu. Tanpa syarat, kali ini. Hanya ingin mencinta dan dicinta. Satu cinta yang dulu kurasa tak mungkin. Kumulai dengan setengah hati dan tak disangka berlanjut dengan sepenuh hati. Cinta ini makin pekat beriring hitungan waktu yang terlewati. Ternyata menancap kokoh pada tempat yang tak semestinya. Saat kucoba lepas diri dengan beragam alasan hati ternyata tak rela.... Ternyata tak hanya jiwa mencarimu, bahkan raga ikut menuntut... Debur rindu mencapai puncak saat sekuat tenaga bertahan kukuh.... segala nalar tak kuasa membendung.... Dirimu yang senantiasa didamba....
Mas, aku tahu ini salah... aku tahu ini harus berakhir... tapi sumpah... tak ada dayaku....
Dengan segenap perasaan rindu yang tak tersalurkan: Miranti menekan tombol send pd keyboard komputernya.... Selembar surat elektronik alias email terkirim pada 1 alamat email rahasia hanya milik berdua : Miranti & Hardi ..... Aku cinta padamu, BIsakah kita mencinta tanpa tanya, Bisakah kita mencinta tanpa ragu, Kamu dan aku dalam 1 dunia, Selebihnya biar menjadi pemanis, Bisakah cinta dan rindu dibiarkan berdampingan.. dan cemburu tak terbagi selah.. Karena aku dan kamu tidak boleh miliki cemburu... Karena kita berada diruang yang tak terjamah....
Sayang, Aku tahu ini tidak berujung, Bisakah kita diam menunggu, Biar waktu yang memberi jawab, entah kapan dan kemana...
Dengan rindu sepenuh hati.... Hardi menekan tombol send pd keyboard komputernya.... Selembar surat elektronik alias email terkirim pada 1 alamat email rahasia hanya milik berdua : Hardi & Miranti .....
Hardi dan Miranti punya kisah berdua... yang istimewa... yang rahasia.....
Meski Hardi sudah punya Rembulan, pendamping hidup sahnya dalam 10 tahun..... Hardi dan Rembulan, juga telah memiliki Damar & Sekar.... penyemarak hidup mereka.. Si ganteng 8 tahun dan si ayu 5 tahun.... mereka lahir, tentu dengan cinta......
Meski juga Miranti sudah punya DImas, pendamping hidup sahnya dalam 10 tahun..... Miranti dan Dimas, juga sudah punya si cantik Kinar & Kintan, masing2 7 tahun dan 5 tahun.. Cantik-cantik perpaduan paras ayu ibunya dan kekaleman wajah jawa sang ayah... Mereka pun lahir atas nama cinta.... dari perpaduan raga yang dialasi oleh cinta dan resminya ikatan pernikahan....
Kata orang setiap kelipatan 5 tahun adalah masa sulit dalam perkawinan.... Sesempurna apapun bentuknya... segala godaan pasti terbentang.... Hardi.... Miranti..... Rembulan... Dimas..... dimana godaan itu menghampiri?
[to be continued.... ] cerita Miranti:
namaku Miranti.... dan panggil saja aku Miranti.... aku ibu rumah tangga [tanpa "biasa"].... aku sering heran kepada para ibu rumah tangga yg jika ditanya: "kerja dimana?" jawabnya : "ah cuma ibu rumah tangga biasa" Jadi ibu rumah tangga tidak mudah.... setelah kubandingkan pada saat pekerjaan ku adalah "wanita karir".... sungguh lebih mudah memanage orang di kantor daripada orang dirumah... yang berpendidikan lebih mudah dididik... setelah 10 tahun berkarir dan mempunyai 5 staff dikantor... tiba-tiba "atas nama cinta keluarga" diputuskanlah aku menjadi ibu rumah tangga, memanage 2 anak yang sedang dipuncak "high level energy" nya.... memanage 2 orang pembantu... yg meski jumlahnya tetap 2 orang tetapi sudah beragam nama yg pernah mampir dan 1 orang supir yang dalam 1 tahun sudah berganti 3 rupa. Kata siapa mudah menjadi manager di rumah tangga?
Ah tapi sudahlah, itu garis hidup aku... Dimas memintanya dan aku mengiyakan.... Yah, Dimas suamiku..... sudah rentang 5 tahun pacaran pada masa kuliah kulalui bersamanya... dan 10 tahun perkawinan bersamanya..... Dia, laki2 yang kupilih sendiri dan direstui secara lengkap oleh keluarga besarku.... Dimas.... yah tentu atas nama cinta kami pacaran, menikah dan punya 2 anak.... Hidup bersamanya cukup mulus, tanpa gonjang ganjing berarti....
Tidak ada yang salah dari diri Dimas..... Suami yang baik dan bapak yang penyayang... Berkarir baik dan mencukupi semua yang dibutuhkan oleh keluarga... Dimas. laki-laki yang baik.... Tidak ada yang salah dari diri Dimas.... sebelum...... aku bertemu Hardi.... Begitu hatiku bertaut dengan Hardi... begitu saja kesalahan dan kekurangan Dimas muncul satu persatu....
Dimas lelaki sempurna.... menjadi tidak sempurna ketika aku bertemu Hardi....
Rasa egois tiba-tiba membuatku mengingikan sosok lebih, mauku Dimas + Hardi = lelaki sempurna...... *ahhhhh......* [to be continued..... ] cerita Hardi: Namaku Hardi... cukup panggil aku dengan Hardi... Istriku yg cantik Rembulan memanggilku Ayah, mengikuti panggilan kedua putra-putri kami Damar & Sekar.... Si ganteng 8 tahun dan si ayu 5 tahun....
Melalui pacaran singkat dan awal perkawinan, Rembulan memanggilku singkat cukup dengan nama... Kini panggilan nama padaku hanya terucap pada saat kami bermesraan...
Tidak ada yang salah pada Rembulan, dari gadis, ia kukagumi karena fisiknya yg indah dipandang dan dinikmati setelah kami sah dalam ikatan perkawinan... Ia juga perempuan pandai, aktif dan gesit... Rembulan perempuan yg tidak bisa diam, dia senang bekerja.... dari tamat sebagai seorang sarjana hukum... ia tidak pernah berhenti berkarir... yg semua dilalui dengan cemerlang... kini jabatannya adalah sebagai seorang Head of Legal di internasional company... karena kecemerlangannya, kefasihannya berbahasa asing dan keluesannya bergaul, ia kerap mewakili perusahaan untuk berkiprah ke luar negeri... tidak ada yg tidak kubanggakan dari seorang Rembulan.... cantik, cemerlang, mempunyai selera yg bagus dalam penampilan, cukup memadai mengurus rumah tangga dan anak2.... anak2 mandiri berkat Rembulan...
tidak ada yg kusesali dari beristrikan seorang Rembulan, kecuali kesediaan berbagi atas dirinya dengan pekerjaannya... pekerjaannya sama menuntutnya dengan keluarga... kadang putusan tak enak harus diambil... pilih karir atau pilih kami... kadang hitungan bulan, ia harus meninggalkan kami untuk mengikuti pelatihan atau apapu itu... yg dengan senang hati ia jalani, karena kecintaannya pada pekerjaannya... dulu, aku sering kesepian... merindukan hangatnya Rembulan di hari2ku... kini, aku punya pelabuhan lain... yg mebuat jiwaku bergetar dengan panggilan khas-nya padaku..... Mas.... meski lewat ketikan pada e-mail nya, kata Mas itu sama menggetarkannya jika dilirihkan lewat bibir indahnya ditelpon, sama menggetarkannya pada saat ia mendesahkannya di puncak keintiman kami....
Namanya Miranti, wanita lembut yg begitu kurindukan panggilannya....
Tidak ada yg salah dengan Rembulan, istriku... Ntah ku tak pernah tau... bagaimana begitu saja hati ini bisa berbagi.... Kucinta keduanya.... Harum tubuh berbeda milik mereka berdua... istriku dan kekasihku... Darimana ketidakwarasan ini mengahmpiriku... aku tidak tau jawabnya....
Aku mau mereka berdua, Rembulan dan Miranti, pelengkap jiwa ragaku.... [to be continued..... ] Cerita Miranti & Hardi; hari itu, sore hari, 1 tahun yg lalu, di sebuah ruang tunggu dokter anak di RS Pondok Indah yg nyaman, mereka.. Miranti dan Hardi, pertama kali bertemu.... Duduk bersisian, dengan jenuh menunggu antrian panjang seorang dokter anak terkenal.... Ya memang salah sendiri, siapa suruh memilih dokter yg top ini.. sehingga kesabaran menunggu benar2 dituntut....
Miranti membawa KIntan, putri bungsunya yg saat itu berusia 4 tahun yg sedang flu... Hardi membawa Sekar, putri bungsunya yg saat itu berusia 4 tahun yg sedang flu...
Saat itu musim hujan, saat flu mewabah. Sore hari menjelang malam, hujan lebat diluar menambah dingin udara di ruang tunggu yang berpendingin ini... Banyaknya anak yg sakit akibat musim yg berganti membuat ruang tunggu penuh sesak...
Mereka, Miranti dan Hardi duduk bersisian.... Kedua putri masing2 menyender lemas ke pangkuan masing2 ayah dan ibunya....
Dalam hati Miranti kagum atas ketelatenan ayah muda disampingnya yg membawa sang putri berobat, sang ibu tak tampak... mungkin menyusul pikirnya.... sang anak tampak begitu nyaman dalam pangkuan hangat sang ayah.... sungguh a daddy's little girl... Pikiran Miranti melayang kesana kemari, membunuh waktu dan jenuh menunggu... masih 5 anak lagi baru giliran Kintan... Kintan sendiri tampak tenang memeluk boneka teddy di pangkuannya....
Ayah muda disampingnya, tampak tampan dalam balutan jeans dan kaos hitam tangan panjangnya.... dengan sentuhan uban disana sini, Miranti menaksir usianya tak lebih dr 45 tahun.... dia asik membaca buku... tampak santai dan tenang sambil sesekali berbicara lembut dan membelai sang anak di pangkuannya.... Ayah yang baik....
Sementara Hardi, meski sekuat tenaga berusaha tenang membaca bukunya tapi menyadari ada wanita disebelahnya yg sesekali melirik seakan menilai dirinya.... Wanita berharum tubuh parfum SHALIMAR, parfum abadi sepanjang masa yg begitu akrab dipenciumannya karena itulah parfum yg selalu dipakai mendiang ibu... Ibu seumur hidupnya tidak pernah berganti parfum dan ayahlah yg selalu setia membelikan parfum yg sama dari tahun ke tahun...
Wanita disebelahku ini, pikir Hardi... berharum yg sama dengan ibu... menguak ingatannya pada ibu dan membangkitkan kerinduan pada mendiang ibu.... Wanita ini tampak lembut dan tenang... mirip Ibu.... yang selalu tenang, sabar dan rapi dalam kesehariannya.... Wanita ini mengenakan gaun terusan bermotif kecil... tubuhnya berisi, tidak kurus dan tidak gemuk. Lekukan nya terlihat jelas dari lapisan cardigan yg dipakainya menutup gaun... Wanita itu tampak melamun sambil mendekap putri dipangkuannya.... Rambutnya yg sebahu tampak rapi.... Wajahnya manis....
Hardi jadi teringat Rembulan, sedang apakah istriku yg enerjik ini? Rembulan sudah 5 hari pergi tugas ke Swiss... ada konferensi internasional disana selama 7 hari... Sudah kali keberapa pula, dia bertugas dan salah satu anak kami sakit dan akulah yg membawa mereka ke dokter..... Mungkin sepanjang masa perkawinan kami, lebih banyak jumlah aku yg membawa anak2 berobat daripada Rembulan... tidak masalah bagiku.... karena aku sangat mencintai anak2..... dan kerjaku sebagai arsitek memungkinkanku mempunyai banyak waktu untuk mereka daripada sang ibu yg bekerja kantoran..... Mungkin setelah berkali2 ke dokter anak ini tanpa didampingi ibunya, pernah juga mereka bertanya kemana sang ibu? jangan2 mereka pikir aku single parent hahahaha.... gak kok dok, ibunya sedang bekerja keras mempersiapkan masa depan sang anak.. begitu jawab candaku.... (to be continued.....)
kucing mengeong, burung mencicit, harimau mengaum, anjing menyalak, ayam berkotek, ternyata, manusia selain bisa bicara, bersiul, manusia juga bisa mengonggong.... hati2.... sakit telinga dengarnya... *****have a nice day, friends who read this... ternyata, tidak ada satu "kebetulan" yg terjadi dalam kehidupan... semua terjadi karena sudah diaturNya... semua terjadi karena ada alasannya...
anything happens for a reason...
tidak ada satu "kebetulan" saja terjadi.... pasti ada kekuatan besar yg mempengaruhinya...
kupercaya penuh pada kekuatan pikiran apa yg terangankan apa yg teringinkan
untuk itu kupercaya penuh kita harus punya mimpi kita harus punya mau kita harus punya harapan
mimpi, keinginan, harapan akan menggerakan segala sesuatu di semesta untuk terwujudnya keinginan itu...
tidak ada satu "kebetulan" dalam hidup semua sudah ada alur sesuai kebutuhan sesuai pengaturanNya yg dipilihkan yg terbaik untuk kita
kadang memang tak sesuai dengan mau kita tapi itu mungkin pilihan terbaik... tidak untuk sekarang tapi akan kita sadari pada saat dan waktu yg tepat (***pemahaman setelah menelaah benarkah yg terjadi sepanjang jalanku adalah kebetulan, bukankah kadang harapan dan keinginan di hati kecil yg tidak terucap tapi kerap terpikirkan yg berwujud... shingga menganggap itu adalah satu kebetulan... Ah tidak ada kebetulan, semua sudah ada jalurnya.... sooner or later, barulah aku sadar.....) ternyata, pada akhirnya kita hanya bergantung pada diri kita sendiri, hanya kita sendiri yg bisa menenangkan hati, hanya kita sendiri yg bisa mendamaikan hati dengan keadaan yg terjadi, hanya kita sendiri yg bisa menuntun hati untuk memaafkan, hanya kita sendiri yg bisa menata hati untuk melupakan, hanya kita sendiri yg bisa mengobati luka hati, kata-kata penghibur, belaian penenang, hapusan airmata, hanya membantu meringankan tapi tidak bisa mengangkat derita...
hanya dirimu yg berkuasa atas dirimu... pada akhirnya pun... pada hari akhir, semua kau hadapi sendiri...
sakit hati sakit badan sedalam apa seperih apa hanya dirimu sendiri yg paling benar2 mengetahui...
bergantunglah berharaplah hanya pada kemampuan diri sendiri setelah pada yang Kuasa atas dirimu.... (**setelah mengalami kejadian pahit pertengahan tahun lalu yg begitu menguras enerji dan airmata, aku benar2 sadar selain orang terdekat... tidak ada yg benar2 bisa membantumu.. yg terdekatpun hanya memberi penghiburan sekedar membantu meringakan... tapi diri sendiri yg harus tegar untuk berjuang.... bagaimana menguatkan hati agar yang kita bela akan menjadi kuat.... sempat membaca kutipan bahwa: orang yg menanyakan deritamu itu agar mereka mendapatkan versi lengkap kisahmu... untuk benar2 menolong... hmmmm... question mark ... so, just rely on yourself, my dear.....) ternyata... bahwa mencintai dan menyakiti bisa berjalan berbarengan...
dulu yg ada dipikiranku... bahwa orang yang saling mencintai tidak mungkin bisa saling menyakiti... dulu yg aku kira... kalo sudah tidak mencintai barulah bisa saling menyakiti.. ternyata aku salah... sekarang aku mengerti, mencintai bisa saja berjalan bersama dengan menyakiti..
dari sekeliling aku tersadar... atas nama cinta, ada yg tersakiti kemudian kembali... meski berulang atas nama cinta, melukai hati dan fisik karena kecemburuan kemudian sudahlah... atas nama cinta, kata-kata tajam bisa saling terucap tapi kemudian seperti angin lalu... atas nama cinta, sakit yg lewat mudah saja tak berbekas... kalo boleh memilih, hanya kupilih mencinta tanpa menyakiti dan disakiti....
ternyata, setelah ku menjadi seorang ibu... baru benar-benar kusadari, bahwa... jika anak bahagia, akan berlipat bahagia ibu... jika anak dipuji, akan berlipat bangganya ibu...
namun... jika anak disakiti, sakit berlipat dirasa ibu... jika anak dicerca, berlipat pedih ibu...
segenap jiwa, seluruh raga dipertaruhkan demi anak....
seluruh doa, harapan... semua yg baik dan bagus utk anaknya semua yg tak baik dimohon dijauhkan dari anaknya (*perenungan dalam untuk diri sendiri, mencoba selalu berkata baik, positif dan memuji anak sendiri maupun anak orang lain.... mencoba sedapat mungkin menghindar berkata tidak baik, negatif, mengomentari kekurangan anak sendiri maupun anak orang lain. Mengahayati sedalam mungkin bahwa tidak ada kesempurnaan yg hakiki dalam manusia. Mencoba meredam kebanggaan dan kebahagiaan atas pujian atas keberhasilan anak sendiri serta sekaligus berusaha keras melupakan dan mengurangi kepedihan atas kata-kata negatif/komentar miring/hinaan atas kekurangan anak sendiri..... Berilah limit untuk kepongahan dan berilah kemampuan serta kesabaran mengatasi kepedihan hati yg berpangkal atas penilain orang terhadap anak2ku, ya Allah.... Hanya kepadaMu aku berserah dan hanya kepadaMu aku meminta) baru "ngeh" kalo dalam berhubungan sama orang lain membawa dampak yg cukup "berarti" untuk diri sendiri... ada orang2 yg chemistry nya nyambung, sehingga kita "klik" dgn mudahnya... ada orang2 yg mungkin ber-aura bagus, sehingga lama kelamaan kita juga bisa "klik" meski bertahap... ada orang2 yg memiliki energi positif, sehingga kita dengan nyamannya berada di dekatnya dan begitu berpisah sementara rasanya senang dan tenang... ada orang2 yg secara kasat mata, sbagai orang awam, melihat dirinya sesuai anggapan yg kita mau.... ternyata mereka tidak se"baik" dan se"indah" yg tampak.... dibutuhkan "mata batin" untuk bisa menilai seseorang... makin bertambah umur, makin saya belajar untuk itu... sesekali salah dan seringkali benar.... maka saya sedang berusaha keras mempertajam intuisi mengenai diri orang lain.... menyenangkan, mengasyikan ... bahkan menakjubkan dan mengecewakan.... itulah HIDUP.. dari kebailkan yg indah2... ada juga... orang2 yg dari awal bertemu sudah tidak nyambung chemistry nya, sehingga dipaksakan pun tidak bisa juga "klik"... dalam perjalanan waktu saya menemukan juga... bahwa orang kemudian berubah sehingga duluuuuu.... mungkin secara chemistry nyambung tetapi ketika bertemu lagi menjadi tidak nyambung..... percuma dipaksakan... kan karena yg terpaksa2 itu tidak membawa kenyamanan, bukannnn? ada orang2 yg beraura tidak baik, sehingga kita jengah berada didekatnya.... hanya batin kita yg bisa menilai.... saya sedang belajar mendeteksi apakah aura seseorang "bersinergi" dgn baik dengan aura saya.... bahkan saya merasa melewati dunia maya pun aura bisa terbaca dengan baik... ada orang2 yg berenergi negatif, terutama bagi kita... sehingga bisa membawa pengaruh negatifnya pada kita juga.... mungkin bagi mereka yg sama2 negatif akan klop.... tapi pertajam diri untuk merasakan positif dan negatif seseorang, mungkin berguna bagi kita di lingkup sosial.... entah apa jadinya jika kita bertemu dengan seseorang yg secara chemistry tidak tersambung, kemudian aura yg dimilikinya begitu kusamnya dan pacaran energi negatifnya sangat terasa? hhmmmmm.... hindari adalah jalan terbaik, mungkin.... karena toh tidak mungkin kita berkompeten untuk merubah seseorang.... ada petunjuk dulu utk bergaul yaitu bertemanlah dengan orang2 yg bernergi positif karena membawa kebaikan bagi kita juga.... setujuuuuu sekaliiii... tetapi sebelumnya samakan "klik"nya dari chemistry yg hanya diri kitalah yg bisa mendeteksi... saya ingin pandai dalam hal ini, maka saya ingin belajar.... karena seringkali saya merasa lelah yg amat sangat setelah berinteraksi dgn orang2 yg berenergi negatif (bagi saya).... setelah bertemu, bertatap muka, berbicara (bukan dalam konteks berkelahi)... tapi saya merasakan energi saya terserap olehnya... dan ketika berpisah yg saya rasakan hanya kelelahan luar biasa... kemudian saya menjadi berpikir untuk apa saya bergaul dengannya... keuntungan apa yg bisa saya dapat? akhirnya saya memutuskan tetap saja "kenal" dengannya tapi tidak usah memaksa diri untuk bergaul dengannya..... semoga dengan bertambahnya umur kita bisa menjadi tambah "wise" dalam memilah2 pergaulan.....  sebuah perenungan mengenai pertemanan di senin pagi yg sepi....
Mau tanya deh.... pernah gak loe marrrraaaahhh bangetttt trus puassss krn bisa ngelampiasin trus setelah tenang terus nyeseeeellll bangetttt..... Biasanya itu terjadi sama gw setelah marah sama anak2.... ugh kalo lagi diubun2 rasanya pengen teriak2... hmmm gak cuma pengen deng.. teriak sampe leher sakit... Duh gw emang ibu yg gak sabar dan lemah lembut kali ya.... kalo udh marah tuingggg..... tapi gak mukul loh... enggggg... pernah deh sekali pukul pantatnya karel... abisss adeknya nangis krn dibilang monyet hehehe... trus waktu gw tegur dia sambil nantang matanya trus jawab: emang dia monyet kok..... ihhhhhhhhhh geregetan deh gw, itu beberapa tahun lalu.... (kan kalo anak gw dibilang monyet, lah gw emboknya monyet kan.... hehehe)
Biasanya kalo udah gak kuat, gw sms deh tuh bapaknya.... (ngadu.com)... kesiannn yahhh... soalnya anak2 jiper kalo sama si bapak.... cuma dikit aja ngomongnya trus diemmm.... Minggu lalu gw marah sama Karel karena dia ngomongnya gak sopan sama gw, udah sebel terakhirlah ke bapaknya yg sedang diluar kota itu.... Gak lama Karel ditelpon sama si papa... trus waktu gw mandi diketok2 pintu kamar mandi, gw cuma jawab : hmmm... trus dia ngomong dari balik pintu: kata Papa suruh bilang maaf.... Trus pergi aja tuh dia.... ighhhhhhhhhhhh.... tapi biar aja yg penting message lewat sang bapak kalo gw marah sampe juga.... Nah, semalem gw marah besar sama Kemal...... biasanya urusan marah seringnya berkaitan sama urusan sekolah..... Gw perhatiin nih, krn kalo hanya punya kesempatan main komputer dan game hanya weekend... jd dia suka gak mau diganggu urusan sekolah.... setiap ditanya ada tugas or ulangan or pr untuk senin... jawabnya enggak! ehhh senin kapan itu, sampe sekolah sms gw katanya kepalanya pusing.... ya gw suruh baliklah kerumah..... Ehhh ternyata ketahuan kalo dia lupa hari itu ada ulangan agama... sebelllll gak! kan Kemal udh kelas 6. Long weekend kemaren, gw udh tanya dari kamis ada apa utk senin? gak da ktnya.... Nah semalem waktu gw cari dia jam 7an, rupanya dia depan komputer lagi bikin tugas karya tulis laporan field trip ke Bandung yg udah 2minggu lalu acaranya..... Jam 9 kurang dia masuk kamar gw trus bilang gini: bun, ternyata harus dijilid trus pake kata pengantar.... Masih tenang gw jawab: emang dikumpulin kapan? Besok, bun.... mulai naik nih nada: disuruhnya kapan? Jawab dia: disuruhnya udah lama tapi dikumpulinnya besok... salah bu guru ngasih taunya udah lama jadi kan lupa... temen2 juga pada lupa..... WHATTT.... Terus katanya : tapi Kemal udah ngetik banyak kok bun... MANAAA BAWA SINI BUNDA LIATTTTT PRINT OUTnya..... ughhhhhhhhh (ditambah bapaknya yg denger dan mulai bete juga). Gimana gak ngamuk gw.... pasti krn keasikan mainnnnn dia lupa... waktu gw liat yg udah ditulisnya baru jadi 2 lembar..... itupun ngaco karena asal2an buatnya dan hanya 1 lembar yg dai bener2 tulis karena lembar 1 nya ambil dari wikipedia.... Wahhhh bener2 cari gara2.... Gw susul ke komputer dan tambah bikin kesel ehhhh di another screen dia lagi buka Facebook..... (kata dia sih itu lagi diskusi sama temen2nya.... hmmmmmm tipu muslihat deh)..... Jadi 2 jam hanya bikin 2 lembar dan salah2....Mana ada laporan cuma 2 jilid dan perlu dijilid!!!!! Wahhhhhhh ngamuk sengamuk2nya deh gw.... abis lah gw ceramahin..... Jam 9.30 gw duduk sebelah dia depan komputer suruh dia ulang semua.....Gw bilang kalo gak selesai gak tidur...... Sambil gemes setengah mati, gw bantu dia nyusun dari awal, ambil gambar2 dari google dan insert ke tulisannya.... Jam 12-, jadilah hasil karya itu 10 lembar..... Karena gak keburu jilid, gw kasih map putih yg depannya plastik bening dan terbendel dengan rapi... Sambil senyum2 ngantuk dia bulak balik laporan itu trus bilang: keren juga yah bun.... KEMAAAAAAAAAAAAAAALLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL!!!!! Gitutuh Kemal, kalo dimarahin ....bete dikit, mw nangis dikit.. tapi sebentar... abis itu udah lupa dia kalo lagi dimarahin..... Jam 12 dia tidur dan sampe lupa makan malam.... Hanya minum 1 kotak ovaltine... Gakpapa yah kem, itu pelajaran untuk Kemal... gak boleh lalaikan urusan sekolah.... dan kalo bikin apa2 itu gak boleh tanggung... harus yg bagus sekalian...
Nyesel sih malemnya gw tadi itu udah marah sampe teriak2 ke Kemal....sebenernya gak perlu... tapi gimana ya... dia harus tau kalo dia salah..... maafin kemarahan Bunda yah Kem... tapi janji dong jangan bikin bunda marah lagi untuk urusan sekolah yah nak.... Hai hai... ini iseng2 aja selingan kecil dan ringan... Beberapa hari yg lalu pas nonton TV ketemu channel yg lg nyiarin siaran langsung pengundian hadiah dari Bank tepatnya MANDIRI.. acaranya MANDIRI FIESTA.... Grand Prize nya dimenangi oleh seorang bapak dari kota PEMALANG, uhhhh sirik deh ah.. dia dapet mobil mewah yg boleh dipilih sendiri (tepatnya bukan milih sendiri krn dia harus nangkep gulungan kertas yg isinya jenis mobil mewahnya... yg ketangkep sama dia adalah mobil ALPHARD booookkk, ughhh asiknya). It was an opening.... Yg gw mau ceritain dan lucu buat gw adalah pada saat si bapak diajak MC utk menyampaikan ungkapan kegembiraan atas dimenangkannya itu mobil, maka dengan (entah gugup terlalu excited atau apa), berkatalah dia:
eeee... saya senang sekali bisa memenangkan hadiah mobil mewah ini dan saya mengucapkan terimakasih kepada GEBYAR BCA ehhh BCA eeehhh Mandiri ehh Mandiri Fiesta...
Huahahaha secara siaran langsung lohhh... si Bapak SALAH NYEBUT NAMA BANK.. kompetitor nya lagi....
Duh bete gak sih si bank nya... dia yg kasih mobil, keluarin duit banyak yag diterimakasih-in malah BANK lain...... hihihihihihih MC nya yg 2 itu aja sampe agak2 shock... tapi ya itu.. gak bisa di edit kan.... Duh pak, untung hadiahnya gak ditarik... lainkali siapin pidatonya dan hafalin baik2... pasti itu bank jd bete dong, ntar gak rela loh ngasihnya... Yang lebih lucu lagi pas gw pindah channel, just 1 channel down di remote... ehhhh emang ada juga siaran langsung GEBYAR BCA yg juga bagi2 hadiah mobilll.... dohhh lucky you dehhhh, dipromosiin di 2 channel TV yg berbeda
| |